Cegah Tindak Kekerasan dan Perundungan, Pesantren Nuris Jember Selenggarakan Sosialisasi dan Diskusi

27 Desember 2022 Ibnu Dibaca 29 kali Kegiatan
Cegah Tindak Kekerasan dan Perundungan, Pesantren Nuris Jember Selenggarakan Sosialisasi dan Diskusi

Datangkan Satbinmas Polres Jember, Berikan Arahan Bahaya Kekerasan dan Perundungan di Pesantren

Pesantren Nuris – Demi menciptakan lingkungan pesantren yang nyaman dan aman, Pesantren Nuris Jember selenggarakan sosialiasi pencegahan tindak kekerasan dan perundungan bagi seluruh santri pada 15 September 2022. Oeny Angga Mahendra, selaku Satbinmas Polres Jember, menjadi pembicara utama dalam memberikan arahan dan wawasan terkait sikap dan perbuatan terpuji.

Sosialiasi Pencegahan Tindak Kekerasan dan Perundungan di Lingkungan Pesantren merupakan upaya sivitas akademika Pesantren Nuris Jember dalam memberikan pengetahuan tentang bahasa tindak kekerasan yang berpedoman pada hukum negara serta perundungan atau dikenal dengan istilah bullying yang dapat memicu tindak kekerasan.

Selain mendatangkan pembicara dari kepolisian, pada agenda tersebut juga diselenggarakan diskusi dengan pihak pengurus pesantren yang diwakili oleh Ustaz Tamimurrahman. Seluruh santri diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dalam mengatasi perundungan yang seringkali terjadi dan memicu tindakan yang tak terpuji.

Tamimurrahman menyatakan, “Kegiatan ini sebagai respon cepat kami di pesantren dalam usaha mewujudkan pesantren yang aman dan nyaman untuk belajar. Kami tahu banyak keterbatasan kami di sini, tetapi kami berusaha sebaik mungkin dalam memberikan pemahaman dan pendampingan kepada santri tentang pentingnya menjaga sikap dan perbuatan terpuji.”

“Sosialisasi ini kami adakan secara bergantian setiap lembaga mulai SMP, MTs, SMA, SMK, dan juga MA. Agar fokus dan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif, kami adakan per lembaga secara bergantian. Semoga ini menjadi ikhtiar yang dapat mencegah hal-hal yang tak patut terjadi di pesantren. Kami juga mohon kepada wali santri untuk bekerja sama dengan komunikasi yang baik dengan pesantren.” Imbuhnya.

“Barangkali jika ada kejadian yang tak baik di pesantren lain dapat menjadi pelajaran bagi kami agar bisa mencegah semaksimal mungkin dapat terjadi di Nuris. Kami sekarang lebih intensif memberikan pendampingan meski sebenarnya ya sudah kami lakukan setiap waktu. Kali ini kami berikan lagi pemahaman yang lebih mendalam.”[AF.Red]

Tulisan ini bersumber dari Pesantrennuris.net

Share :

Komentar

Refresh halaman ini jika komentar tidak tampil