Selesaikan Studi di FIB Unej, Alumni Nuris ini Membaktikan Diri di Almamater Tercinta

23 Juli 2021 Ibnu Dibaca 70 kali Kolom Alumni Alumni SMA Nuris Jember
Selesaikan Studi di FIB Unej, Alumni Nuris ini Membaktikan Diri di Almamater Tercinta

ebagai siswa yang rajin dan aktif selama sekolah. Pasalnya banyak  kegiatan ekstrakurikuler yang diikutinya. Dia sempat menjadi anggota OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan bergabung di MPK (Majelis Perwakilan Kelas). Selain itu, dia juga aktif di organisasi teater dan Majalah Madani yang kini berubah namanya menjadi Majalah Nuris dan paduan suara.

Pernah menjadi santri dan mengabdikan diri untuk almamater menjadi kebanggaan sendiri baginya. Nuris telah memberikan banyak hal untuknya dan pengabdiannya kini merupakan wujud baktinya untuk Nuris.

“Saya senang sekali bisa menjadi seorang guru di MTs Unggulan Nuris. Saya akan memberikan yang terbaik untuk MTs Unggulan Nuris dan yayasan Nurul Islam Jember. Sudah menjadi kewajiban bagi saya untuk mengabdikan diri di Nuris,” tutur Devita.

Saat ini, Devita Wulansari tidak hanya mengajar saja, tetapi dia juga dipercaya sebagai pembina ekstrakurikuler Broadcasting Nuris, yang sudah berjalan hampir satu tahun. Selain itu, dia juga sering terlibat dalam pembuatan video prestasi, profil sekolah, dan lain-lain.

(Baca juga: Usai Studi di UB, Alumni Nuris Ini Akan Selesaikan Studi di National Chiayi University Taiwan, IPK Summacumlaude)

“Alhamdulilah saya dipercaya untuk membina ekstrakurikuler Broadasting Nuris, dengan berbekal pengetahuan yang saya dapatkan dari perguruan tinggi saya akan berusaha memberikan yang terbaik,” imbuhnya.

Sudah sewajarnya, jika guru cantik tersebut mendapatkan kepercayaan. Sebab pengalamannya berorganisasi selama kuliah tidak dapat diragukan lagi. Selama kuliah dia pernah bergabung di organisasi kesenian Dewan Kesenian Kampus (DKK) dan Ikatan Mahasiswa Sastra Indonesia (IMASIND).

(Baca juga: Berdedikasi Sedari Nyantri, Setelah Lulus Sarjana Komputer, Alumni Nuris Ini Istiqomah Mengabdi)

Menjadi santri merupakan kebanggan tersendiri bagi gadis kelahiran Banyuwangi ini, sebab bekal keagamaan benar-benar didapatkannya. Bekal keagamaan tersebut akan menjadi kendalinya dalam menjalani kehidupan. (Red/Yuv)

Sumber : Pesantrennuris.net

Share :

Komentar

Refresh halaman ini jika komentar tidak tampil