Manfaatkan Limbah Kulit Singkong Berdaya Guna Industri, Karya Esai Siswa SMA Nuris Jember Raih Juara 1 Nasional

23 September 2021 Ibnu Dibaca 65 kali Prestasi
Manfaatkan Limbah Kulit Singkong Berdaya Guna Industri, Karya Esai Siswa SMA Nuris Jember Raih Juara 1 Nasional

Total 5 Piala KIR Tingkat Nasional, Catatan Gemilang Karya KIR SMA Nuris Jember dalam 2 Bulan di Awal Tahun Pelajaran 2021/2022

Pesantren Nuris – SMA Nuris Jember terus menambah rak piala bergengsi tingkat nasional dalam waktu yang terbilang singkat. Tahun Pelajaran 2021/2022 yang masih hangat ini, para siswanya mampu menorehkan prestasi membanggakan berkat karya inovasi yang berdaya guna industri tinggi.

Prestasi terbaru siswa bidang inovasi tersebut yakni, juara 1 esai tingkat nasional pada ajang Bussiness Competition yang diselenggarakan oleh Humas dan Kemahasiswaan IAI Tazkia Bogor pada hari Kamis, 26 Agustus 2021.

Tak hanya itu, Maufirotul Istiqomah, siswa kelas XI IPA 3, dan Arini Aurora Imani, siswa kelas XI IPA 2, sebagai perwakilan SMA Nuris Jember tersebut juga meraih predikat Best Essay di ajang nasional yang hasil lombanya diumumkan secara daring via zoom pada hari Sabtu, 28 Agustus 2021.

Total per awal September 2021 ini saja, terdapat 5 piala karya inovasi siswa SMA Nuris Jember yang tertuang dalam karya ilmiah baik artikel maupun esai. Judul esai yang kini digagas oleh dua siswa cerdas tersebut adalah “LISA: Liquid Smoke Cassava Peel Produk Asap Cair Berbahan Dasar Limbah Kulit Singkong dari  Industri Tape guna Mewujudkan Industri  Zero Waste di Kabupaten Jember”

Kepekaan siswa SMA Nuris Jember dalam membaca peluang dan potensi di Kabupaten Jember, terkait pemanfaatan limbah dalam mengelola industri bebas sampah dan pencemaran, hingga akhirnya muncul pembuatan esai tersebut.

“Iya semua ini memang gagasan yang cukup potensial dan berlatar Jember banget. Kami berusaha membuat ide bisnis yang sekiranya tetap memperhatikan kesehatan lingkungan sebab lingkungan yang bersih, kesehatan jiwa juga didapat dan pasti juga ekonomis.” Tutur Maufirotul.

Dia juga menambahkan, “Semoga ide ini dapat diwujudkan meski masih butuh pengembangan pengelolaan dan tentu butuh dukungan pihak-pihak terkait. Kita bisa mengusahakan gagasan ini lebih jauh asal kita siap secara SDM sebab sacara SDA sudah tersedia melimpah.”[AF.Red]

 [Unggah Ulang dari Website Pesantrennuris.net]

Share :

Komentar

Refresh halaman ini jika komentar tidak tampil